Akulah Pencuri Itu

Standard

Akulah pencuri hatimu
aku sekarang sudah tidak bisa lari
silahkan kauapakan adanya. Ini aku!
Aku terima sepenuh ada-Nya. Mari!

“Tiba-tiba, suarasuara menusuk busuk-busuk”

Memang kalau lari tidak menikahimu bisa kembalikan hatimu kesemula gitu?
Menikahimu bukan karna tak jodoh, bodoh!!
Justru bodoh jika aku tidak menikahimu
Kan aku bilang:
“hanya hatimulah yang kucari, lelah kaki: sana kemari”

Memang kalau lari tidak bisa sembunyi gitu?
Kan aku bilang:
“hatimu sudah mendarah didih ditubuhku,
di tubuhku sudah sampai: tumbuh lucu-lucu.”

Memang kalau lari tidak menikahimu tidak bisa kembalikan hatimu gitu?
Kan aku bilang:
“Akan kukembalikan kemana semula hatimu, sedangkan ayahmu tahu ke-malu-an kami sama: untuk lestari.”

Hati itu ibarat rambut, akan lembut terurai untuk pemiliknya yang bisa menjaga.
bagi yang tidak, akan awutawutan!!!

Sudahlah, aku yang mencuri hatimu. Itu saja!!
Dan semua bukan tak jodoh. Bodoh To!!

Posted with WordPress

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s