Baju Piyama

Standard

Istriku, buatkan baju piyama untukku
dari benang-benang bening hening khusumu
jika selesai gantung saja di almari
di almari sudah sedia wangi sukaku
kubeli tadi saat senja kita pergi

“Dimana benang-benangnya?, bukan tadi kita hanya hibur diri saja.!”

Dari tiap bulir bening, dihening adalah benangnya
setelah bertaut, untai benang akan sampai pada khusu.
begitu kisahnya esok!!

Bila malam tidak berparas senja dulu
pandang saja piyamaku, di almari sudah sedia wangi sukaku, ada sukakukan?
dan baju piamanya dirubung wangi di almari

Ibnu Zidan |WordPress

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s